Langsung ke konten utama

Lotion yang Bagus itu Melembapkan atau Memutihkan?


Banyak orang terjebak dalam obsesi kulit putih instan sampai lupa fungsi dasar perawatan tubuh. Pertanyaannya: hand body yang baik itu sebenarnya yang memutihkan atau melembapkan? Yuk bedah faktanya!

Fungsi asli lotion adalah melembapkan. Mengapa? Karena kelembapan adalah fondasi skin barrier (benteng pertahanan kulit).

Sel kulit kita butuh air agar tetap kenyal. Ibarat tembok, jika semennya cukup, sel tersusun rapat. Namun, jika kekurangan air, sel kulit menyusut dan menciptakan celah tak kasat mata. Celah inilah yang menjadi jalan masuk kuman, polusi, dan bahan kimia berbahaya yang memicu iritasi.

Mungkin kamu bingung, kalau fungsinya melembapkan, kok ada lotion yang bikin cerah?

Nah yang kayak gitu bagus ga sih buat kulit?

Begini logikanya: kulit yang lembap memiliki permukaan yang rata. Saat terkena cahaya, kulit akan memantulkannya dengan sempurna, itulah yang kita sebut efek glowing alami. Selain itu, bahan aktif seperti niacinamide, alpha arbutin, atau vitamin C bekerja menghambat pigmen gelap agar tidak naik ke permukaan. Jadi, cerahnya itu bertahap dan sehat, bukan berubah warna secara paksa.

Kulit punya cara alami untuk regenerasi (membuang sel kulit mati). Uniknya, enzim yang bertugas membuang sel kulit mati ini hanya bisa bekerja jika ada air. Saat kondisi kulit terhidrasi, sel mati luruh halus setiap hari tanpa kita rasa. Sedangkan saat kulit mengalami dehidrasi, enzim tidak bekerja akibatnya sel kulit mati menumpuk, kulit jadi kasar, dan akhirnya mengelupas paksa.

Sering lihat lotion yang sekali oles langsung putih tapi dibilas hilang? Itu Namanya tone-up.

Seperti makeup atau cat. Tone up mengandung mineral putih seperti titanium dioxide atau zinc oxide yang menempel di permukaan kulit untuk memantulkan cahaya. Ini aman karena hanya numpang lewat di permukaan dan tidak mengubah warna kulit dari dalam.

Lalu yang berbahaya seperti apa?

Berbeda dengan tone up, lotion berbahaya adalah produk tanpa izin BPOM yang menjanjikan kulit putih permanen dalam waktu sangat singkat. Biasanya mengandung bahan terlarang seperti merkuri, hidrokuinon dosis tinggi, maupun steroid. Zat-zat ini bekerja merusak lapisan kulit demi hasil instan. Hal ini bisa dihindari jika, pada saat lotion dioleskan, kulit terasa sangat lengket, berbau tajam dan menyengat seperti logam, kulit terasa terbakar dan mengelupas, serta kulit dengan cepat menjadi putih pucat.

Gimana masih takut dengan lotion yang mencerahkan? Jangan takut ya. Asalkan cara kerjanya menutrisi sel kulit secara bertahap. Jangan lupa cek komposisi bahan. Hindari yang menjanjikan keajaiban instan namun merusak benteng alami kulitmu.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pahami Halal dan Haram Produk Kosmetik

Pakai produk kosmetik murah tanpa cek sertifikat halal dan BPOM? Hati-hati bikin masalah baru buat kulit dan hidupmu! Berdasarkan sumbernya, bahan yang digunakan dalam produksi kosmetik berasal dari beberapa materi  yaitu mikroba, tumbuhan, hewan, kimia sintetik, dan bagian tubuh manusia. Setiap bahan tersebut memiliki status kehalalan yang berbeda pula. Ada yang tergolong halal (suci), haram (najis), serta golongan syubhat (meragukan) yang butuh penentuan dari kajian dan fatwa para ulama. Umumnya, bahan kosmetik yang berasal dari tumbuhan adalah halal, kecuali jika bahan tambahan dan proses pembuatannya diragukan status kehalalannya, seperti gliserol yang diproduksi dari hidrolisis minyak nabati dengan enzim lipase yang diambil dari pankreas babi. Bahan kosmetik yang barasal dari hewan haram, tergolong produk kosmetik haram (najis). Misalnya hewan disembelih tidak sesuai syariat islam, dan mengandung babi. Bahan kosmetik kimia sintetik dapat dikatakan halal apabila bahan dasar ata...

Memilih Sunscreen Berdasarkan Kebutuhan

Cepat kenali musuh kulitmu sebelum terlambat!  Bagi kamu yang sering beraktivitas di luar ruangan, sinar matahari adalah faktor eksternal yang perlu diwaspadai. Sinar matahari sebetulnya bukan musuh kulit kita karena membantu sintesis vitamin D. Akan tetapi jika intensitasnya berlebihan, sinar matahari bisa membuat kulit terbakar.  1. Sinar UV-A Sinar ini adalah penyusup yang tenang tapi mematikan. UV-A mampu menembus hingga lapisan dermis (lapisan kulit dalam). Efeknya tidak langsung terlihat, tapi dalam jangka panjang akan merusak kolagen, menyebabkan keriput dan flek hitam 2. Sinar UV-B Yang ini lebih agresif secara visual. UV-B merusak lapisan epidermis (lapisan luar). Dialah biang kerok kulitmu terasa perih, merah, dan berubah jadi gosong setelah berjemur. Bukan sekadar masalah kecantikan tetapi masalah kesehatan! Sinar UV-A dan UV-B yang berlebihan bisa merusak DNA kulit dan meningkatkan risiko kanker kulit. Agar mudah diingat, UV-A menyebabkan A ging  (penuaan) dan...

Review Produk Lip Care Dan Fragrance Wardah Berdasarkan Pengalaman Pribadi

Setiap orang memiliki karakter kulit yang berbeda. Satu produk kosmetik bisa menimbulkan efek yang berbeda pula pada setiap orang. Yang katanya bagus menurut orang lain belum tentu cocok buat kita. Itu sebabnya tak ada cara lain untuk mengetahui kecocokan sebuah produk kosmetik kecuali dengan mencobanya langsung. Inilah yang saya lakukan ketika pertama kali mencoba produk perawatan bibir.  Saya mulai menggunakan produk ini saat awal kuliah:  hydra balm lip care, lip rescue jelly balm, lip matte cream.  1. Hydra Balm Lip Lip balm dengan kandungan SPF dan PA dirancang untuk melembapkan dan melindungi bibir dari paparan sinar UV. Biasanya saya menggunakan lip balm ini sebagai lip protection di siang hari dan sebagai lapisan dasar sebelum memakai lip product yang khusus untuk estetika penampilan. Cara ini berfungsi melindungi bibir agar tetap lembap dan melindungi lip product di atasnya terasa lebih nyaman.  Sensasi lembap dan nyaman yang membantu bibir terasa lebih hal...